Dukungan Untuk Sri Mulyani 2014 Bukan Isapan Jempol

PENCALONAN Sri Mulyani oleh elemen-elemen masyarakat yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Indonesia untuk Keadilan (SMI K) tampaknya tidak hanya isapan jempol. Salah satu Pengurus Pusat SMI K, Ronsi Daur menyatakan, saat ini, gerakan yang bermula dari dunia maya ini sudah mempunyai massa yang menyebar hampir di seluruh Indonesia.

Menurut Ronsi, target suara mereka adalah masyarakat yang sudah antipati dengan partai politik dan perilaku politikus di DPR saat ini.

“Pada 2009 saja hampir 60 persen yang mempunyai hak pilih, tidak memilih atau golput, itu menunjukkan kejenuhan masyarakat terhadap partai dan politikus yang ada. Masyarakat apolitis dan swing voter ini menjadi target utama kami,” katanya saat ditemui SP di Rumah Integrasi, Jalan Latuharhari no. 16, Menteng, Jakarta, Jumat (3/6) malam.

Dengan kondisi seperti itu, pada Pemilu 2014 masyarakat membutuhkan kehadiran tokoh baru yang jujur, memiliki integritas, dan menjungjung tinggi etika politik yang baik. Selain itu, Ronsi melanjutkan, orang tokoh itu pun harus santun, dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami yakin Sri Mulyani merupakan orang yang tepat dan memenuhi syarat tersebut. Untuk itu, kami sudah siap untuk mengusung Sri Mulyani pada 2014 nanti,” lanjutnya.

SMI K berawal dari keprihatinan beberapa elemen masyarakat terhadap perilaku elite politik, membuat banyak masyarakat menjadi apolitis. Selain itu. Sikap pemerintah dan parlemen pada beberapa kasus seperti Century, juga membuat mereka mulai bergerak. Dunia maya, menjadi media dalam menggalang dukungan. SMI K secara resmi di deklarasika pada 14 Februari lalu.

“Kami mengumpulkan orang-orang yang apatis yang kecewa dengan keadaan saat ini. Kami mngajak untuk mencoba berpikir akan dibawa kemana bangasa ini. Kalau ada yang satu visi, kami siap menyambut dengan tangan terbuka,” katanya.

Hingga saat ini, dengan dijegalnya calon dari jalur independen, tidak membuat langkah SMI K surut. Ronsi menegaskan, SMI K sudah mempersiapkan kendaraan politik yang akan digunakan dalam pertarungan di 2014 nanti. Mengenai calon pendamping Sri Mulyani, ia mengatakan, pihaknya masih mengamati perkembangan politik yang sangat dinamis.

Sementara itu, Menurut Indonesianis, dari Nortwestern University, Amerika, Prof Jeffrey Winters, dengan oligarki yang ada saat ini di Indonesia, tidak mudah bagi SMI K, untuk mengusung Sri Mulyani. Ia menyarankan Sri Mulyani untuk segera kembali ke Indonesia, dan mulai terjun ke masyarakat, untuk lebih dikenal dan mengenal masyarakat.

“World Bank dan IMF tidak terlalu membutuhkan Sri Mulyani, tapi masyarakat Indonesia membutuhkannya. “World Bank mempunyai banyak orang pintar. Namun Indonesia membuthkannya saat ini,” katanya.

Sumber:  suarapembaruan.com, 4 Juni 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s