Tiga Demo Besar Selama Kepemimpinan SBY-Boediono

TAMPUK kepemimpinan SBY-Boediono atas negeri ini ternyata menuai banyak aksi demo, terutama oleh kalangan mahasiwa di berbagai penjuru daerah di Indonesia. Unjuk rasa berskala besar terjadi pada momentum-momentum penting berkaitan dengan masa jabatan SBY-Budiono.

Berikut adalah catatan beserta atmosfer beberapa aksi demo berskala besar itu. Inilah beberapa momen demo bersejarah, lengkap dengan catatan korban dan suasana berlangsungnya unjuk rasa yang menggetarkan nusantara itu.

Demo Antikorupsi  (9 Desember 2009)

Aksi Gerakan Indonesia Bersih (GIB) memperingati Hari Antikorupsi Sedunia pada 9 Desember 2009 digelar serempak di 33 provinsi dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh nasional.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat mengutarakan kerisauannya atas aksi itu. Berdasarkan informasi intelijen, aksi akan berlangsung tidak damai karena ditunggangi motif politik lain. Hal itu dikemukakannya dalam pidato menyambut Hari Antikorupsi Sedunia di Istana Negara, Selasa (8/12) malam.

Namun kekhawatiran itu tidak terbukti. Aksi yang diikuti ribuan orang di Jakarta berlangsung tertib, meski aksi mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh.

Saat itu sekitar 1000 massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Makassar bentrok dengan polisi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Bentrok terjadi setelah keinginan massa untuk bertemu Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo tak diakomodasi.

Demonstan membakar foto Presiden SBY. Selain itu, sekelompok massa yang rata-rata berusia muda tanpa alasan jelas, merusak restoran KFC di Jalan Sam Ratulangi, Makassar.

100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono ( 28 Januari 2010)  

Massa turun ke jalan untuk mengkritik dan mengevaluasi 100 hari kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)–Boediono. Saat itu sedikitnya 20 ribu orang demonstran mengepung Istana. Selain di ibukota, demo juga digelar di berbagai kota di Indonesia.

Menariknya, waktu itu kelompok yang mengatasnamakan Pemuda Cinta Tanah Air dalam aksinya melibatkan seekor kerbau jantan. Penampilan binatang sebagai ikon ini akhirnya menuai kontroversi.

Hal ikhwal soal binatang sebagai aksesori aksi unjuk trasa, adalah kerbau milik seorang petani di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur. Kerbau digiring dari Bundaran HI menuju Istana Negara. Kerbau ini sebagai simbol kedunguan yang ditujukan kepada SBY.

Satu Tahun Pemerintahan SBY-Boediono (20 Oktober 2010)

Unjuk rasa bertepatan satu tahun pemerintahan SBY-Boediono pada 20 Oktober 2010. Sekitar 1.500 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berunjuk rasa di depan Istana Negara menuntut pemerintahan SBY-Boediono yang dinilai gagal.

Sebanyak 2.776 personel yang terdiri dari 2.483 polisi dan 293 anggota TNI dikerahkan untuk mengamankan demo di ibukota. Bahkan menghadapi demonstrasi ini, polisi menerapkan Protap Kapolri No 1 tentang Penanggulangan Tindakan Anarkisme jika aksi diwarnai tindakan anarkis.

Kelompok yang hendak berunjuk rasa diharuskan lapor ke intelijen dan keamanan Polri,  bila tidak maka dianggap liar. Sejumlah aksi massa di berbagai daerah berakhir ricuh, seperti di Jakarta, Bandung, Palu dan Makassar. Meski demikian, demonstrasi di Semarang berlangsung tertib.

Sejumlah elemen mahasiswa melakukan orasi dan aksi teatrikal di tiga titik, seperti Bundaran Air Mancur, halaman Kantor Kejaksanaan dan halaman Pengadilan Tinggi.

Aksi demo yang berlansgung pukul 10.00-11.30 WIB ini dijaga ketat oleh aparat keamanan gabungan polisi dan brimob dengan mengerahkan dua kendaraan water cannon, anjing, dan pasukan berkuda.

( Rahayu Kurniawati /CN16 )

(Source) Suara Merdeka  20 Oktoebr 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s