Jilbab untuk Polwan Diusulkan sejak Timur Pradopo

ipr_131122_polri_jilbab_surabaya
Polwan Polresta Surabaya sudah menggunakan jilbab

Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Sarifuddin Sudding mengatakan wacana pemakaian jilbab sudah diajukan sejak era Kapolri Timur Pradopo. Kala itu Timur hendak mempertimbangkan tentang aturan pemakaian jilbab di institusi Polri. “Tapi, hingga dia diganti pun belum ada pembahasannya kembali,” ujar politikus Partai Hanura tersebut tadi pagi.

Menurut Timur, kata Sarifuddin, memang ada standar prosedur dan operasional dalam menggunakan seragam tugas. Dalam aturan tersebut, polisi diwajibkan menggunakan pakaian dinas harian ataupun sipil yang sesuai dengan ketentuan. “Itu tanpa jilbab,” ujarnya mengutip apa yang dikatakan oleh Timur Pradopo beberapa bulan lalu.

Seragam jilbab kembali mencuat di era Sutarman. Namun, Kapolri Sutarman menunda aturan pengenaan jilbab saat bertugas. Alasannya, aturan tentang penggunakan jilbab itu belum ada. “Jadi, tunggu aturan dulu biar seragam,” ujar dia pada Ahad, pekan lalu.

15 Polwan saat memperagakan pakaian dinas untuk Polwan berjilbab yang digelar di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta (25/11). Pakaian Polwan berjilbab ini terdiri dari Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Lalu Lintas, Brimob, Provost, Polair, Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit).- TEMPO
15 Polwan saat memperagakan pakaian dinas untuk Polwan berjilbab yang digelar di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta (25/11). Pakaian Polwan berjilbab ini terdiri dari Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Lalu Lintas, Brimob, Provost, Polair, Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit).- TEMPO

Menurut Sutarman, ihwal penundaan jilbab itu sudah dia sampaikan lewat telegram rahasia kepada seluruh institusi kepolisian. “Haknya memang diberikan tapi saat pelaksanaan tidak seragam (warna-warni),” ujarnya. Pahadal Polri terikat pada seragam polisi. “Anggaran pengadaan baju belum ada sehingga perlu diatur.”

Sarifuddin mengatakan, Komisi Hukum juga belum menerima keputusan Sutarman tentang penundaan pemakaian jilbab untuk polisi wanita. “Jangankan penundaan, penerimaannya saja belum ada,” kata dia ketika dihubungi Tempo, Selasa, 3 Desember 2013.

Sumber: Tempo.co 03/12/13

Juga baca:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s