Capres Islam, Jusuf Kalla Teratas, Rhoma Irama Terbawah

ipr_jusufkala1780x390Dari sekian banyak bakal calon presiden dari partai politik (parpol) yang berbasis Islam, Jusuf Kalla, menempati posisi paling atas. Tokoh yang disebut-sebut akan diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendapatkan suara 17,6 persen dalam survei terakhir Political Communication (Polcomm) Institute.

Sementara itu, saingannya yang juga akan diusung PKB, Rhoma Irama, berada pada posisi buncit dengan persentase 0,7 persen. “Publik menilai potensi Jusuf Kalla ada pada kerja nyata dan kontribusinya di bidang sosial. Publik menilai, JK cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan,” kata Direktur Polcomm Institute, Heri Budianto saat memaparkan hasil surveinya di Jakarta, Minggu (23/2/2014) siang.

Pada posisi kedua, ada bakal capres dari Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa dengan persentase 10,8 persen. Bakal capres Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra berada setelahnya. Pakar Hukum Tata Negara itu mendapatkan persentase sebeasar 9,3 persen.

Bakal capres PKB lainnya, Mahfud MD, menempati peringkat keempat dengan persentase 7,3 persen. Di posisi kelima, terdapat bakal capres PKS Hidayat Nurwahid dengan 4,2 persen.

“Publik menilai, Hatta berpengalaman di pemerintahan dan dapat diterima oleh semua kalangan. Yusril dianggap bisa mengubah sistem ketatanegaraan Indonesia. Mahfud MD dinilai sebagai mantan pimpinan MK (Mahkamah Konstitusi) yang bersih. Sementara Hidayat, dinilai publik sebagai sosok yang bersih dan peduli,” jelas Heri.

Untuk posisi di bawah 5 besar, Heri tidak menyebut lagi alasan responden memilih tokoh bakal capres. Di posisi keenam, ada bakal calon presiden Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali dengan 3,4 persen. Posisi ketujuh, ditempati oleh bakal capres PKS Anis Matta dengan 2,1 persen.

Bakal capres PKS lain Ahmad Heryawan berada setelahnya dengan 1,2 persen bersama ketua umum PKB Muhaimin Iskandar.

“Muhaimin memang tidak pernah disebut-sebut sebagai capres. Namun, nama dia tetap kami masukkan karena dia ketua umum. Yang namanya ketua umum, menurut saya pasti punya ambisi untuk jadi capres,” ujar Heri.

Survei ini dilakukan dengan mengambil sebanyak 1.200 responden dari 29 provinsi se- Indonesia. Survei dilakukan pada periode 15 Januari hingga 15 Februari 2014 lalu. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 96,9 persen.

Sumber: Kompas.com 23/2/2014

Juga baca:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s